PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP DISLIPIN BELAJAR SISWA KELAS IX DI SMP SEJAHTERA BEKASI

Main Article Content

Amanda Nathania Yudani
Rita Aryani
Dini Hidayati

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap disiplin belajar siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama yang membentuk sikap, kebiasaan, serta kedisiplinan siswa dalam belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Subjek penelitian terdiri atas 36 responden yang dipilih dari siswa di SMP Sejahtera Bekasi. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen angket yang disusun berdasarkan indikator lingkungan keluarga dan disiplin belajar siswa, kemudian dianalisis menggunakan bantuan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar siswa. Hal ini dibuktikan melalui analisis regresi sederhana dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,339 yang berarti setiap peningkatan satu satuan pada lingkungan keluarga akan meningkatkan disiplin belajar siswa sebesar 0,339. Uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 3,554 dengan signifikansi 0,001 (< 0,05), sehingga hipotesis penelitian diterima. Selain itu, nilai R sebesar 0,520 dan R Square sebesar 0,271 menunjukkan bahwa lingkungan keluarga berkontribusi sebesar 27,1% terhadap disiplin belajar siswa, sedangkan 72,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin baik lingkungan keluarga yang tercermin dari perhatian, pengawasan, serta dukungan orang tua, maka semakin tinggi pula tingkat disiplin belajar siswa. Temuan penelitian ini memperkuat pandangan bahwa keluarga memegang peranan penting dalam membentuk kedisiplinan dan kebiasaan belajar yang positif pada siswa.

Article Details

Section
Articles

References

Ali, I. (2016). Management peserta didik berbasis sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Annisa, M. (2020). Kepribadian anak, sehingga anak akan terbiasa dengan sikap yang baik di lingkungannya (Skripsi, hlm. 24–26).

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Daryanto, & Darmiatun, S. (2013). Pengembangan pembelajaran terpadu. Yogyakarta: Gava Media.

Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, S. B. (2011). Psikologi belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Efendi, M. (2012). Psikologi pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hurlock, E. B. (2011). Perkembangan anak (Edisi keenam). Jakarta: Erlangga.

Khairinal, K., Kohar, F., & Fitmilina, D. (2020). Pengaruh motivasi belajar, disiplin belajar, dan lingkungan teman sebaya terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS SMAN Titian Teras. Jurnal Manajemen Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(1), Juli.

Nunung, S. R. (2014). Dampak pergeseran peran dan fungsi keluarga pada perilaku penyimpangan remaja. Jurnal Pembangunan: Fondasi dan Aplikasi, 2(1), 64.

Prasojo, R. J. (2019). Pengaruh perhatian orang tua dan kedisiplinan belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS. Jurnal Ekonomi, tersedia online di: http://ejjournal.klipveteran.ac.id/index.php/EKONOMI/article/view/347 (akses 10 Juni 2019).

Sardiman, A. M. (2016). Interaksi & motivasi belajar mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Tu’u, T. (2004). Peran disiplin terhadap perilaku dan prestasi siswa (Edisi 1). Jakarta: Grasindo.

Wiwik. (2005). Disiplin dalam pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wiyani, N. A. (2013). Psikologi pendidikan: Strategi membentuk karakter siswa yang berdisiplin dan berprestasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.